Artikel Resource NRC |
![]() |
| Posted by RA (ra) |
| Depan >> |
MERANCANG CITA-CITA Oleh: Martadinata *
Pengantar Anda masih ingat iklan layanan masyarakat dengan menampilkan sekelompok anak-anak yang ditanya tentang keingin mereka di masa depan. Dalam iklan itu, secara tangkas seorang anak perempuan menjawab ”ingin menjadi pramugari”, seorang anak laki lainnya ”ingin menjadi dokter”. Anak-anak ini luar biasa. Baru duduk di Taman Kanak-kanak sudah memiliki perencanaan jelas dalam hidupnya. Mereka telah memiliki gambaran yang akan diraih dimasadepan, atau kita sebut cita-cita. Namun saya menjadi termangu mendapatkan kenyataan bahwa anak-anak dengan cita-cita yang jelas hampir hanya ada di iklan tersebut. Sebuah survey pada mahasiswa dalam satu kelas yang berjumlah 84 orang, ternyata yang telah memiliki cita-cita hanya 8 orang. Dari 8 orang, hanya 1 orang yang telah mantap. Dalam serangkaian diskusi bersama mahasiswa, terungkap kebimbingan dalam menentukan cita-cita. Karenanya proses mencapai cita-cita yang saya sebut formula ”SEMANGAT” ini semoga dapat membantu. Uraian Formula SEMANGAT Formula SEMANGAT merupakan rumusan tahapan merancang cita-cita yang didasarkan pada pengoptimalan potensi dan peluang diluar diri dengan dilandasi keyakinan penuh bahwa Allah sebagai penentu hasil setelah segala ikhtiar dimaksimalkan. Formula SEMANGAT terangkai berikut ini: S imak potensi dan peluang E nyahkan keraguan M antapkan keyakinan A llah senantiasa menolong N etwork rintis, lalu kembangkan G agasan invotif dan kreatif A ntusias setiap saat dan kondisi T awakkal Kepada Allah
Simak potensi dan peluang Langkah awal merancang cita-cita adalah perenungan untuk menemukan segala potensi yang dimiliki. Buatlah catatan tentang; susuatu hal yang mampu anda lakukan, sesuatu hal yang menyenangkan anda, dan hal unik lainnya yang ada pada diri. Perhatikan pula peluang yang tersedia. Fokuslah pada peluang yang jarang diminati dan hindari peluang yang diburu banyak orang. Peluang yang jarang diminati banyak orang memberikan kesempatan luas untuk mencapainya. Peluang ini memiliki banyak tantangan sehingga membutuhkan kreatifitas dalam menyelesaikan setiap tantangan yang muncul. Hasilnya pun akan memberikan dampak nyata terhadap perubahan hidup. Contoh peluang yang sedikit peminatnya adalah wirausahawan, baik wirausahawan bisnis maupun wirausahawan sosial. Sementara, peluang yang diminati banyak orang akan menjebak seseorang pada kesempitan untuk meraihnya.
Enyahkan Keraguan Catatan potensi dan peluang yang telah dimiliki selanjutnya dihubungkan dan dibandingkan, kira-kira profesi apa yang tepat untuk dipilih. Lantas susunlah tahapan yang harus dilakukan menuju cita-cita tersebut. Buat indikator hasil yang harus dicapai dari setiap tahapan. Tentukan pula target waktu setiap tahapan. Dan inilah saatnya keraguan disingkirkan. ”maka apabila kamu telah selesai dari suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain” (QS. A Lam Nasyrah:7)
Mantapkan Keyakinan Saat tahapan yang telah disusun dijalani, kendala muncul. Tawaran- menarik datang. Peluang menggiurkan terbuka. Berhati-hatilah, karena keteguhan hati diuji. Yakini bahwa tantangan bahkan kegagalan yang ditemui dalam menjalani tahapan itu adalah suatu proses pematangan dan penggemblengan diri. Masalah adalah pendewasaan. Hambatan adalah kesempatan untuk berfikir dan bertindak lebih baik
Allah Senantiasa Menolong ”Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan” (QS. A Lam Nasyirah: 5-6). Demikianlah, Allah penguasa langit dan bumi ini telah menjanjikan pertolongan dan jalan keluar setelah kesulitan dan hambatan. Maka berbaik sangkalah kepada-Nya terhadap segalah hal yang diterima hari ini. Karena Allah tidak hendak berbuat dzolim. Telah banyak fakta orang yang beriktiar maksimal kemudian mengharap pertolongan Allah menemukan jalan keluar dari arah yang tiada disangka-sangka.
Network Rintis, Lalu Kembangkan Dibutuhkan banyak teman dengan beragam latar belakang untuk membantu mencapai cita-cita. Caranya adalah membangun jaringan (silaturahmi). Berjaringanlah dari lingkungan terdekat. Ikuti organisasi kampus, ormas, lembaga sosial dan lainnya. Buatlah target untuk mencapai posisi strategis dengan level yang terus meningkat. Misalkan saat ini telah menempati posisi strategis organisai tingkat kota, targetkan periode berikutnya menempati posisi strategis di provinsi - level nasional. Kembangkan terus hingga memiliki jaringan internasional. ”Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal” (QS. Al Hujarat: 13)
Gagasan inovatif dan kreatif Pikirkan dan lakukanlah hal baru setiap saat. Carilah cara baru dalam menyelesaikan tantangan. Gagasan baru hanya akan muncul dari pribadi gemar membaca (diri, alam, ilmu pengetahuan), gemar bergaul dan menyisihkan waktu untuk merenung. Kreatifitas memerlukan latihan terus-menerus. Gunakanlah cara berbeda dalam mengerjakan aktivitas (tugas) untuk memperoleh hasil mengesankan. Biarkan orang berkata ”luar biasa” atau ”ada-ada saja” bahkan ”dasar sok”. Adapun yang melemahkan daya kreatifitas adalah; terbelenggu dengan pekerjaan rutin, takut berbuat salah dan ditertawakan, tidak memiliki rasa humor. (Hendrawan Sutanto, Menggali kreatifitas Mahasiswa)
Antusias Setiap Saat dan Kondisi Antusiaslah saat diajak pertemuan organisasi, diberi tugas sekolah/kampus. Antusiaslah saat diminta membantu orang tua, diajak olah raga, mengikuti kajian agama dan budaya. Hasrat jiwa yang besar akan memberikan energi lebih untuk menjalani hari. Demikian pula, masalah dan kegagalan tidak akan membuat langkah surut. Justru yang harus dilakukan adalah mengubah bara menjadi energi panas yang akan mendorong percepatan gerak kearah pencapaian cita-cita. Apapun yang terjadi tersenyum dan berbahagialah. Tawakal kepada Allah Setelah segala usaha maksimal dijalani. Kesadaran tertinggi mesti dibangun. Allah adalah maha penentu atas setiap hasil, maka serahkanlah padanya. Sandarkan segala harapan pada-Nya. Kegagalan saat ini adalah jamu yang akan menguatkan, untuk tahan menerima keberhasilan lebih besar dimasa depan. ”Dan dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi diatas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga,...(QS. Al-An’am: 61) Penutup Formula ”SEMANGAT” merupakan salah satu ramuan yang dapat dirasakan bermanfaat atau sia-sia hanya dengan mencobanya. Pantaskah anda masih menunggu untuk mempersiapakan masa depan disaat usia telah melampaui angka belasan tahun.
Back |