|
|
MITRA SAMYA
Lembaga Studi Partisipasi dan Demokrasi Institute Study for Participation and
Democracy
Jl. Sultan Salahuddin No.17
Tanjung Karang, Ampenan, Lombok NTB,
Telp./Fax. 0370-624232;
E-mail: mitrasamya@indo.net.id
A.LATAR BELAKANG
Mitra Samya (teman/sahabat
rakyat) adalah lembaga swadaya masyarakat yang bertumpu pada kaidah-kaidah dan
kearifan lokal, keberagaman dan keterbukaan dalam suatu kebersamaan. Sebagai
sebuah organisasi sosial, Mitra Samya merupakan media bersama yang
memfasilitasi dan melayani baik individu maupun organisasi yang memiliki
concern terhadap pengembangan partisipasi dan demokrasi. Lembaga ini dibangun
oleh personal-personal yang berawal dari pengembangan salah satu divisi LP3ES
NTB (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial) yang
telah mandiri dan memiliki otonomi baik dalam hal pengelolaan organisasi maupun
kerjasama dengan pihak-pihak pemerintah dan lembaga internasional
lainnya.Sejalan dengan berakhirnya program LP3ES di NTB, maka divisi yang
kemudian bernama Mitra Samya tersebut terus berupaya untuk mengembangkan
berbagai kegiatan programnya baik di Nusa Tenggara Barat maupun di
tempat-tempat lain di seluruh wilayah Republik Indonesia. Mitra Samya sebagai
lembaga independen diperuntukkan bagi penelitian sosial, demokrasi dan
pengembangan pendekatan partisipatif. Lembaga ini didirikan oleh beberapa orang
yang terdiri atas para peneliti, community development facilitator dan aktivis
yang telah mengembangkan berbagai kegiatan programnya di NTB sejak tahun 1993.
Disamping itu prakarsa ini juga dilakukan bersama para peneliti partisipatif di
Jakarta,
volunteer dari lingkup civitas akademika Universitas Mataram serta didukung
pula oleh beberapa rekan dari Dinas dan Instansi terkait serta dari kalangan
LSM se-Nusa Tenggara. Setelah melalui berbagai tahapan penting dalam prosesnya,
Mitra Samya akhirnya dikembangkan menjadi sebuah Lembaga Studi Partisipasi dan
Demokrasi (Institute Study for Participation and Democracy) yang pendiriannya
secara resmi ditetapkan dengan Akta No.17 pada tanggal 19 Nopember 2001 di
Mataram. Secara operasional Lembaga Mitra Samya telah dimulai sejak 17 Juli
2001 dengan bentuk Perkumpulan. Mitra Samya telah melakukan pembenaham
kelembagaan serta program pada Rapat Umum Anggota (RUANG) Perkumpulan 4 – 7
September 2004.
B.VISI MISI DAN NILAI DASAR
VISI
Tantangan jangka panjang
yang dihadapi lembaga ini adalah sebuah tatanan kehidupan sosial masyarakat
yang adil dan berkelanjutan (fair and sustainable livelihood). Cita-cita
tersebut kemudian mengilhami munculnya Visi Mitra Samya yaitu “Mewujudkan
tatanan masyarakat partisipatif, demokratis serta berkeadilan gender dalam
proses pembangunan dan pengelolaan sumberdaya alam secara berkelanjutan”.
MISI
Kiprah Mitra Samya
selanjutnya dituntun melalui beberapa misi yaitu ;
- Mengembangkan dan memperkuat masyarakat sipil (civil society) dan
organisasi masyarakat(community institution) dalam pengelolaan sumberdaya
alam secara berkelanjutan (sustainable natural resource management)
- Mengembangkan informasi dan komunikasi yang bertumpu pada
kebutuhan masyarakat;
- Mengkaji dan mengembangkan metodologi serta pendekatan
partisipatif dan demokratis;
- Mengembangkan kerjasama dan aliansi strategis dengan pihak-pihak
lain yang relevan denganvisi Mitra Samya
- Memberikan pelayanan serta fasilitasi dalam
pengembangan partisipasi dandemokratisasipembangunan serta pengelolaan
sumberdaya alam, serta
- Memperjuangkan keadilan sosial dan gender.
NILAI DASAR
Nilai Dasar yang diusung
Mitra Samya sebagai rambu-rambu dalam melaksanakan kiprahnya,
adalah :
- Demokrasi, berarti penghargaan terhadap hak-hak orang lain dan
perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan.
- Partisipatif,memberikan ruang Keterlibatan semua pihak secara
proposional
- Transparansi, berarti terbuka dan siap dikoreksi
- Kesetaraan, berarti tidak membedekan ras, agama dan suku, jenis
kelamin dan status sosial
- Keberpihakan pada yang marginal, memprioritaskan pihak-pihak yang
terabaikan.
- Saling belajar, berarti lembaga Mitra Samya mengakui keberagaman
atas keahlian,pengetahuan,
C. STRATEGI DAN BIDANG
KERJA
Strategi
Strategi untuk mewujudkan
visi dan misi lembaga sebagai berikut
- Membuat dan mengembangkan jaringan kerja dan program-program
kolaboratif dengan pihak lain yang memiliki visi dan misi.
- Mengembangkan wadah dan media untuk pembelajaran bersama secara
berkelanjutan
- Mengembangkan kapasitas staff dan para pihak secara
berkesinambungan
- Mengembangan usaha-usaha produktif.
Bidang-Bidang
Kerja
Secara garis besar dalam
mewujudkan visi dan misi Mitra Samya, diupayakan melalui beberapa
bidang program yang dikembangkan terdiri atas:
- Pengembangan pengelolaan sumberdaya alam
- Metodologi dan pengembangan kapasitas
- Studi dan advokasi
- Pengembangan media dan komunikasi.
D. MANAJEMEN
PENDUKUNG LEMBAGA
Mitra Samya dalam menjalankan organisasinya diawasi oleh Dewan
Pengawas yang terdiri dari 4 orang anggota. Dewan Pengawas yang dipilih setiap
3 tahun sekali dari anggota perkumpulan melakukan perannya dalam pengawasan
melalui mekanisme pertemuan dan konsultasi dengan Badan Pelaksana secara rutin.
Sementara pertanggungjawaban publik Mitra Samya dilakukan melalui mekanisme
Rapat Umum Anggota (RUANG) Perkumpulan yang dilakukan setiap 3 tahun sekali.
Rapat 3 tahunan anggota perkumpulan tersebut adalah media untuk menentukan arah
lembaga dan meminta kepada stakeholder untuk ikut memberikan input dalam rangka
arahan strategis lembaga 3 tahun selanjutnya. Selain itu, mekanisme rapat 3
tahunan perkumpulan adalah kekuasaan tertinggi pengambil keputusan Mitra Samya
karena memutuskan arah program yang dimandatkan kepada Badan Pelaksana untuk
dijabarkan dalam program operasional. Badan Pelaksana memberikan laporan resmi
pertanggungjawaban pada rapat 3 tahunan perkumpulan. Melalui laporan tersebut,
anggota bisa melakukan penilaian kinerja Badan Pelaksana 3 tahun sebelumnya dan
menjadi pertimbangan untuk pemilihan Badan Pelaksana 3 tahun kedepan. Badan
Pelaksana khususnya Direktur hanya bisa dipilih kembali 1 kali berturut-turut.
Ini artinya
aturan manajemen Mitra
Samya tidak memberikan ruang kepada anggota Perkumpulan untuk menjadi Badan
Pelaksana lebih dari 6 tahun secara berturut-turut. Mekanisme ini dibuat dalam
kerangka membangun generasi dengan pola kepemimpinan yang berputar.Pelaksanaan
manajemen lembaga dan operasionalisasi kegiatan Mitra Samya didukung oleh
sistem manajemen yang sudah terbangun sejak awal pendirian lembaga ini.
Struktur organisasi Mitra Samya terdiri dari Rapat Umum Anggota Perkumpulan, 4
orang Dewan Pengawas, Badan Pelaksana yang terdiri dari satu orang Direktur, satu
orang Manajer Kantor, 5 orang Administrasi, Keuangan dan Umum serta 7 orang
yang duduk di Divisi/Unit Kerja yang disesuaikan dengan bidang garap yang
dikembangkan. Selengkapnya Struktur Lembaga Mitra Samya adalah sebagai berikut:
Struktur
Lembaga Mitra Samya
Secara
keseluruhan, personalia Lembaga Mitra Samya berjumlah 26 orang. Pelaksanaan
kegiatan keseharian lembaga dilaksanakan oleh 14 orang Badan Pelaksana dan 8
orang tenaga paruh waktu serta 4 orang Dewan Pengawas. Badan Pelaksana
(Direktur) dimungkinkan untuk membentuk Panel Pakar untuk membantu kelancaran
pelaksanaan tugas-tugas Badan Pelaksana. Sementara dalam perjalanan lembaga,
Badan Pelaksana berkonsultasi kepada Dewan Pengawas selain melakukan pengawasan
kepada kinerja organisasi. Secara rinci, Perangkat Mitra Samya periode
2004-2007 adalah sebagai berikut:
Dewan Pengawas
1 Ir. Eko Bambang Sutedjo,
MM Ketua
2 Ir. Putu Putra Suardika
Anggota
3 Mirandha Silfiani, SH
Anggota
4 Poedjiono Djoko Sawolo,
SE Anggota
Badan Pelaksana
1 Ir. Purnama Sidhi Direktur
2 Suyono, SE Divisi Studi
dan Advokasi
3 Titik Soeprijati, SH
Manajer Kantor
4 Ir. IGB Aryawa Divisi
Metodologi dan Pengembangan Kapasitas
5 Ir. Wiji Johar Santoso
Divisi Studi dan Advokasi
7 Ir. Ahmad Syarifuddin
Divisi Pengembanga PSDA
8 Husnuzzoni, SP Divisi
Media dan Komunikasi
9 Narwastu Dwirita, S.Hut
Divisi Pengembangan PSDA
10 Tina Rahmawati, SE
Bagian Keuangan
11 Ni Made Sukantini
Administrasi Umum
12 Wienda Ardhianti, SE
Bagian Keuangan
13 Raimah Pembantu Umum
14 Irfan Pembantu
Umum/Penjaga Malam
Tenaga Pendukung/Part Time
1. Susana Helena, SE
Community Organiser
2. Ir. Markum, MS Peneliti
dan Pelatih
3. Ir. Amin Robiarto
Technical Environment dan Pelatihan
4. Ir. M. Ari Alam Peneliti
5. Ir. Wiriasto Herry
Septiadi Peneliti dan Pelatih
6. Nursakinah Community
Fasilitator
7. Sita Peneliti
F. PENGALAMAN KERJA
Selama sepuluh tahun
(1991–2001) sejak di LP3ES NTB, staf Mitra Samya memiliki cukup banyak
pengalaman terutama dalam bidang community empowerment, research, training dan
consultation. Dalam melaksanakan berbagai kegiatan program ketika di LP3ES NTB,
staf Mitra Samya juga telah bekerjasama dengan berbagai lembaga internasional,
instansi pemerintah dan instansi non pemerintah baik di dalam maupun di luar
negeri.Sejak berdiri pada tahun 2001 dengan dikuatkan akte notaris nomor No. 17
tertanggal 19 November 2001, beberapa kegiatan telah dilakukan oleh Lembaga
Mitra Samya bersama mitra-mitranya yaitu sebagai berikut:
Name of Projects
Cooperation/Funding
- OMS-SANIMAS Outcome Monitoring Study di Propinsi
Bali dan Jawa TimurWaspola (Water and Sanitation Policy and Action Planing
Project) WASPOLA – WORLDBANK Januari – April 2006
- Outcome Monitoring Study in WSLIC-2 di 4 Propinsi
(Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Timur dan NTB) Departemen
Kesehatan RI, Bank Dunia, AusAID. April – Agustus 2005
- Pengembangan Pendekatan Community Led Assessment
and Planning Process, Gender and Poverty Inclusive untuk Mendukung Proses
Pemberdayaan Masyarakat Propinsi NTB, NTT, Sulawesi Selatan dan Sulawesi
Tenggara. AusAID-ACCESS dan LSM-LSM Mitra ACCESS 4 Propinsi, April 2004 –
Januari 2006
- Fasilitasi Pertemuan Komunikasi Informasi dan Shared Learning bagi
Mitra DFID MFP Regional Nusa Tenggara (NTB dan NTT). DFID-MFP Nusa
Tenggara 8-10 Nopember 2004
- Pelatihan Pemetaan Swadaya dan Perencanaan Partisipatif bagi
Fasilitator Kelurahan Proyek P2KP KMW Nusa Tenggara Barat. KMW NTB 23 Nov.
– 2 Des. 2004
- Pengembangan Paket Pembelajaran (Modul-IDASI=Identifikasi &
Analisis Situasi/Informasi untuk Proyek Air Bersih Propinsi NTT. Kerjasama
KfW-GTZ,Sept. 2003 – Maret 2004
- Pelaksana Kegiatan Pelatihan Administrasi Keuangan bagi
Mitra-Mitra DFID Mfp Regional Nusa Tenggara DFID-Mfp, Januari 2004
- Pelatihan Monitoring bagi staf Perkumpulan Panca Karsa (PPK) YPK
Oktober 2003
- Training of Trainer Fasilitator Promis-NT GTZ Promis-NT GTZ, 20-25
Okt.2003
- Poverty Participatory Study pada18 desa di Propinsi NTB Asian
Development Bank, Juli – Oktober 2003
- Pengembangan Informasi Konservasi dan Kemiskinan untuk
Pengembangan Sisitem Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat di Pulau Lombok
dalam kerangka ECPE (Economic Change,Poverty and Environment) WWF
Indonesia-Nusa Tenggara Programme Agustus – Oktober 2003
- Kajian Sosial Ekonomi dan Penyusunan RKO Pengelolaan Kawasan Hutan
Mareje Bonga - Lombok Tengah. Dinas kehutanan Propinsi NTB Juli – Agustus
2003
- Kajian Sosial Ekonomi dan Lokakarya Pengelolaan Kawasan Hutan
Mareje Bonga-Lombok Tengah. AusAID-ACCESS, Dishut NTB Desember 2002-Februari
2003
- Pelatihan Demand Responsive Approach dan Pelatihan In Situ di 23
Desa Proyek WSLIC-2 Kabupaten Lombok Barat NTB Tahun Anggaran 2002 Dinas
Kesehatan Masyarakat Kab.Lombok Barat, Feb.–Maret ‘03 & Agst.-Okt.’03
- Pelatihan WSLIC-2 Kabupaten Lombok Barat untuk TA 2001 meliputi :
Training Competency assessment bagi TKKC 5 Kecamatan, Pelatihan Manajemen
untuk Kesinambungan ABPL, Pelatihan MPA/ PHAST bagi sanitarian, Lokakarya
Pemberdayaan Masyarakat, Demand Responsive Approach dan Pelatihan In Situ,
Workshop Penyusunan Perencanaan Monitoring dan Evaluasi bagi TKK. Dinas
Kesehatan Masyarakat Kabupaten Lombok Barat, November 2002 – Pebruari
2003.
- Pelatihan dan Pendampingan CLAPP bagi Tim Sumberdaya Propinsi
(TSP) dalam mengembangkan pendekatan penjajakan dan perencanaan yang
dipimpin Masyarakat Propionsi NTB,NTT, Sulsel dan Sultra. AusAID-ACCESS
Januari – Desember 2003
- Evaluasi Akhir proyek pengembangan wanatani agrosilvopastoral
kerjasama YMTM-VECO VECO - IndonesiaNopember 2002-Januari 2003
- Memfasilitasi Lokakarya Pendekatan Partisipatif untuk Membangun
Kerjasama yang Efektif dengan Petani dan LSM bagi BPTH 4 wilayah
(Jawa/Madura, Bali/Nusra, Sulawesi dan Sumatra) di Lampung. BPTH Dephut,
WAC(ICRAF) dan IFSP 20 – 25 Oktober 2002
- Evaluasi dan kaji model wanatani secara partisipatif di Nusa
Tenggara ( NTB, NTT) KPMNT, WN, SDM Bandung, Agustus – September 2002
- 20. Evaluasi Dampak metodologi PRA di Nusa Tenggara (NTB dan NTT)
KPMNT, WN,SDM Bandung,Juli – Nopember 2002
- Studi Kaji Tindak Partisipatif dan Pengelolaan Sengketa SDA
Kawasan Gunung Rinjani Lombok WN, KPMNT, WWF, KOPESDA, PEMDA NTB, DFID,
2001 – 2003
- Memfasilitasi Lokakarya Tingkat Nasional, Kerangka Kebijakan
Nasional Air Bersih dan Penyehatan Lingkungan, Ujicoba Pelaksanaan pada
Daerah Terpilih WASPOLA, WSP-EAP 10 – 11 Oktober 2002
- Memfasilitasi Orientasi MPA/PHAST bagi Pemerintah Daerah dalam
rangka WSLIC-2 Propinsi Baru (Sulawesi Selatan dan Jawa Barat) di Surabaya
DepKes Dirjen PPM & PL serta Dirjen Bina Bangda, Depdagri 22 – 24
September 2002
- Memfasilitasi Orientasi MPA/PHAST untuk Working Group WASPOLA di
Surakarta, kerjasama WASPOLA-WSPEAP the World Bank WASPOLA, WSP-EAP 16-20
September 2002
- Directly Affected Villages (DAV’s) Participatory Planning Process
(PPP), Bintuni Bay Papua British Petroleum – Tangguh Project, Juni Oktober
2002
- Evaluasi Kelembagaan dan Program Yayasan Lembaga Pengembangan
Masyarakat Wilayah Tana Ai ( Bangwita) FADO/VECO, Mei – Juni 2002
- Fasilitasi Lokalatih Monitoring dan Evaluasi sebagai media belajar
bersama Bali & NTB di Mataram bagi mitra DFID- MFP DFID-Mfp 17 – 20
Juni 2002
- Fasilitasi Lokalatih Monitoring dan Evaluasi sebagai media belajar
bersama NTT di Maumere bagi mitra DFID MFP DFID-Mfp 8 – 11 Juli 2002
- Studi Konflik di Kabupaten Bima-NTB GTZ/PRODA – NTB Mei–Juni’02
- Metohdology for Participatory Assesment (MPA) dan Participatory
Hygine and Sanitation Transformation (PHAST) Resource Personnel, bagi
training provider WSLIC 2 di Propinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung
(CARE International), Sumatra Barat (Dian Desa), dan Jawa Timur (Bina
Swadaya dan Bina Nusa Sejahtera) di Jawa Timur I (Bina Nusa Sejahtera)
Departemen Kesehatan RI, Bank Dunia, AusAID. Januari – Mei 2002
- Training Provider bagi Community Facilitator Team & Konsultan
Kabupaten, Proyek Water and Sanitation for Low Income Community-2
(WSLIC-2) di Prop. NTB. Departemen Kesehatan RI, Bank Dunia, AusAID.
Januari – Mei 2002
- Participatory Assessment Updates From RWSS Projects in Sulawesi
Tenggara, NTB, Jawa Timur dan Jawa Tenggah Indonesia. World Bank Februari-Juli
2001
- Orientasi Konsultan Propinsi dan Kabupaten (Propinsi Nusa Tenggara
Barat,Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Jawa Timur) Proyek WSLIC-2 di
Surabaya Departemen Kesehatan RI, Maret 2002
- Pengembangan Media Pembelajaran Gender dengan menggunakan media
gambar kartu seri dan poster bagi tenaga CTA Plan International Sumbawa
Plan International Sumbawa, Januari - Februari 2002
- Kaji Model Wanatani Se Nusa Tenggara Kerjasama Dengan KPMNT, SDM
Nusra, SDM Bandung dan Mitra-mitra KPMNT World Neighbors Desember 2001-Mei
2002
- Konsultasi dan Pendampingan Jaringan Pemuda “Ko’Akrab” di
Kabupaten Bima Proda NT/ GTZ September-Desember 2001
- Lokakarya Wanatani se-Nusa Tenggara Kerjasama Winrock
International/ ICRAF, Mitra Samya, World Neighbors, FADO di Denpasar Bali
Winrock International/ICRAF Bogor, 11-14 Nopember 2001
- Training and Implementation Gender Sensitive Participatory Planing
bersama ARECOP ARECOP Yogyakarta 5-15 Nopember 2001
- Orientasi Participatory Bagi PMU dan PMC WSLIC-2, Propinsi Jawa
Timur dan NTB di Jawa Timur Departemen Kesehatan RI Oktober 2001
- Pelatihan & Penerapan PRA di Kawasan HPH PT. Dwimajaya Utama
Kalimantan Tengah South and Central Kalimantan Production Forest Project
(SCKPFP) Agst-Sept. 2001
- Studi Evaluasi Proyek Nusa Tenggara Di Sumba Timur Propinsi NTT
dengan menggunakan metode Sistem Analisa Dampak Proyek secara Partisipatif
( SWAP) PNT/GTZ Agustus-September 2001
- Training dan Pengenalan MPA (Metodology for Participatory
Assesment),WASPOLA dan TKK, TKP WSLIC II World Bank Juli-Agustus 2001
- Evaluasi Akhir (NGO) Wahana Tani Mandiri dalam Proyek Pengembangan
Pertanian Lahan Kering Dataran Tinggi di Kab. Sikka-NTT Kerjasama Dengan
FADO/RI (VECO) FADO/RI (VECO) Juli 2001
- Collecting Data Hasil Participatory Assessment Updates From RWSS
Projects di Propinsi Nusa Tenggara Barat World Bank 21-28 Juli 2001
- Pemberdayaan Pemuda, Organisasi Pemuda dan LSM Setempat Sebagai
Upaya Untuk Mengurangi Konflik Antar Pemuda di Kabupaten Bima Dengan
Metode Participatory Rural Appraisal (PRA) Proda-NT/ GTZ Juni 2001
- P Polling Opini Publik tentang APBD di Kabupaten Lombok Timur
& Kabupaten Sumbawa. OTI/SWIFT Jakarta 2001
- Polling Opini Publik tentang Kinerja DPRD Kabupaten Lombok Timur
& Kabupaten Sumbawa OTI/SWIFT Jakarta 2001
Mengetahui,
Ir. Purnama Sidhi
Direktur
|