Rumah Alir - Santiri Foundation
Profil Koperasi Serba Usaha ANNISA
Jl. Ade Irma Suryani No 54 B Mataram 83122 NTB
Tlpn 0370 641965 Fax 0370 644119 


Sebuah Koperasi wanita yang beranggotakan orang seorang terutama wanita golongan ekonomi  menengah kebawah yang memiliki kegiatan produktif yang berlandaskan kesetaraan dan kesejajaran gender sekaligus sebagai partner Pemerintah untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dalam rangka memerangi kemiskinan di Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Pada akhir tahun 1984 ada 3 buah kelompok yang terdiri dari 53 orang wanita di salah satu kampung disebuah Kelurahan yang ada di Kotif Mataram (Saat ini Kota Mataram) bersepakat menggabungkan diri dalam kelompok usaha bersama yang mereka sebut dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Karena kelompok ini ternyata keberadaannya cukup diminati, maka pada tahun 1989 anggotanya meningkat menjadi 325 orang atau tergabung kedalam 18 kelomppok dan tersebar diwilayah Kelurahan lain di Kotif Mataram yaitu meliputi 3 Kecamatan  (Ampenan, Mataram, dan Cakranegara). Atas dorongan dan kerjasama dari beberapa orang wanita yang menjadi anggota awal dari KSM ini telah berhasil menggerakkan dan menfasilitasi KSM tersebut menjadi sebuah Koperasi formal yang bernama “Koperasi Serba Usaha Annisa (KSUA) “ tepatnya tanggal 4 Maret  1989 dengan badan Hukum nomor 163/BH/PAD/KWK/VII/1996.

Namun dengan semakin bertambahnya jumlah masyarakat yang ingin bergabung menjadi anggota koperasi ini, maka pada tanggal 18 Maret 1991 wilayah kerja KSUA diperluas dari Kotif Mataram menjadi Kabupaten Lombok Barat bahkan saat ini wilayahnya telah mencukup wilayah propinsi Nusa Tenggara  Barat.
Adapun jumlah anggota saat ini telah berjumlah 2.500 orang termasuk anggota perorangan yang tergabung dalam 200 kelompok dan diantaranya termasuk 48 kelompok PBH Fungsional yang tersebar di Pulau Lombok.

Tercapainya kesetaraan dan kesejahteraan hidup bagi penduduk wanita miskin di NTB.
  1. Membentuk sebuah Koperasi Wanita yang kuat dan mandiri dan berlandaskan pada kesetaraan dan kesejajaran gender di wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat.
  2. Menumbuhkan dan mengkritisi kesadaran masyarakat tentang manfaat dan pentingnya keberadaan Koperasi sebagai wadah pengembangan ekonomi yang memperhatikan nilai-nilai keterbukaan demokrasi dan rasa saling tolong menolong.
  3. Memfasilitasi koperasi-koperasi wanita dan kelompok-kelompok swadaya di desa yang ada di NTB agar pengembangan ekonomi yang dilakukan berperspektif gender.
  4. Memfasilitasi kelompok–kelompok belajar anak, PAUD di beberapa desa terpencil

Ciri-Ciri Utama KSU ANNISA
  1. Tumbuh dan berkembang dari bawah secara  partisipatif.
  2. Tingkat Pengurus, Pengawas, Pengelola dan anggotanya adalah mayoritas wanita.
  3. Mengintegrasikan issu gender kedalam semua sector kegiatan yang dilakukan seperti pendidikan dan latihan, Konsultasi usaha/ pendampingan, mobilisasi modal, study banding/magang dll.
  4. Sistem pelayanan yang dilakukan secara berkelompok dan tanggung renteng
  5. Sistem operasinya “menjemput bola”.

Pengurus,Pengawas dan Karyawan 2005 - 2009
  1. Jumlah pengurus 5 orang dan pengawas 3 orang Pengurus
  2. Jumlah karyawan 14 orang
  3. Pendamping part time dan Kader lebih 100 orang
Bidang Kegiatan KSU ANNISA
  1. Usaha (Simpan Pinjam dan Perdagangan)
  2. Pengembangan Masyarakat (pendidikan & Pelatihan pendampingan & konsultasi Usaha)
  3. Advokasi
Syarat-syarat keanggotaan
Adalah warga negara Republik Indonesia yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :
  1. Diuatamakan wanita
  2. Berusia dewasa
  3. Memiliki kegiatan usaha produktif atau ingin mempunyai usaha produktif
  4. Bersedia bergabung dengan kelompok
  5. Bersedia membayar simpanan pokok Rp.7.500,- dan simpanan wajib 3% dari jumlah pinjaman.
  6. Sanggup mengikuti peraturan-peraturan dalam kelompok maupun koperasi
ISSUE
Isu yang ditangani dengan persoalan yang dihadapi masyarakat marginal secara umum dan kaum perempuan khususnya yaitu sebagai berikut :
  1. Ekonomi
  2. Ketidakadilan gender
  3. Kesehatan reporoduksi, busung lapar, penyakit menular, sanitasi dan lingkungan   
  4. Pendidikan
  5. Hak perempuan dan anak
  6. Konflik
Wilayah Kerja

Wilayah kerja Koperasi Annisa meliputi seluruh Nusa Tenggara Barat, dengan jumlah kelompok dampingan + 115 kelompok atau sekitar 2.500 orang.

Strategi
Dalam  memfasilitasi kelompok dan masyarakat ada beberapa strategi yang digunakan:
  1. Pengorganisasian masyarakat
  2. Pelatihan dan lokakarya
  3. Membangun keswadayaan
  4. Penguatan ekonomi local
  5. Pengembangan kepemimpinan local
  6. Pendampingan rutin

 
Pengalaman Kerja 10 tahun KSU ANNISA
New Zeland Embassy
  1. Program Kesejajaran peluang dan perwalian wanita dalam pembangunan melalui BBH+ (Tahun 1994 s/d 1995)
  2. Program pemberdayaan perempuan melalui peningkatan pendidikan dan latihan serta pendampingan kelompok. (tahun 1998 s/d 1999).
  3. Program pemberdayaan perempuan melalui peningkatan pendapatan pendidikan dan latihan ( Tahun 1999 s/d 2000)
  4. Program pemberdayaan perempuan melalui peningkatan pendapatan pendidikan dan latihan (tahun 2000 s/d 2001)
UNICEF
  1. Development local material for non formal education. ( enam bulan tahun 1997)
  2. Pemberdayaan ekonomi wanita untuk biaya persalinan dan rumah tangga (tahun 1998 s/d 1999)
  3. Penggandaan bahan bacaan lokal keaksaraan fungsional (tahun 1998)
  4. Bantuan modal kelompok belajar ( tahun 1998)
  5. Facilitator to Training of Tutor’s traines in NTT , Timor Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah (tahun 1997 s/d 2000)
  6. Pelatihan untuk pelatih (TOT) PBH Fungsional (tahun 1998)
  7. Pelatihan untuk pelatih (TOT) Tutor PBH Fungsional. (tahun 1999)
  8. Program pemberdayaan ibu hamil, calon ibu hamil, dan ibu menyusui melalui pertemuan dan pendampingan rutin ( tahun 2000)
  9. Empowering family and community to meet the needs of children and women in NTB (tahun 2001 s/d 2002
PLAN INTERNASIONAL
  1. Program pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat/kelompok dampingan Plan International Lombok melalui pendidikan fungsional di Kec. Pringgabaya Lombok Timur (tahun 1999 s/d 2000)
  2. Aktualisasi diri warga belajar pendidikan fungsional (tahun 1999)
  3. Need Assesment Plan Program pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat melalui pembentukan Koperasi Desa Ketangga Lombok Timur ( tahun 2000)
  4. Program pemberdayaan sosial ekonomi melalui pengembangan koperasi dan pendidikan fungsional Desa Ketangga Lotim (tahun 2000 s/d 2001)
  5. Program pemberdayaan sosial ekonomi melalui pengembangan koperasi dan pendidikan fungsional bagi perempuan Desa Ketangga Lombok Timur ( tahun 2000 s/d 2001).
  6. Program pemberdayaan sosial ekonomi melalui pengembangan koperasi dan pendidikan fungsional bagi perempuan di 4 desa  binaan Plan International PU Lombok Timur ( tahun 2000 s/d 2001).

PLAN INDONESIA - SIKKA NTT
TOT fasilitator keaksaraan fungsional (tahun 2004- 2006) dan evaluasi Program 2005 dan 2006

PLAN INDONESIA - BIMA NTB
Need Assesment Kelompok Usaha Bersama (KUB) di 5 desa binaan Plan Indonesia Bima. (tahun 2004)


WORLD FOOD PROGRAM
  • Food Security Project di NTB (tahun 1998)

CANADIAN COOPERATIVE ASSOCIATION (CCA)
  1. Institutional strengthening of a womens small vendor co-operation in NTB via capital mobilization (tahun 1991 s/d 1992)
  2. Penguatan kelembagaan Koperasi SU Annisa ( tahun 1992 s/d 1993)

CANADA FUND

Program pemberdayaan sosial ekonomi perempuan melalui peningkatan pendapatan pendidikan dan laithan serta pendampingan kelompok (tahun 1998 s/d 1999)

FES / WISO
  1. Pendampingan dan bimbingan usaha dan on the job training. ( tahun 1997)
  2. Instalate of internet facilitator ( tahun 1998)
  3. Pelatihan dan bimbingan usaha perempuan usaha kecil (tahun 1998 s/d 2000)
  4. Lokakarya dan pembentukan jaringan PUK di NTB (tahun 1999)

CUSO
  1. Workshop hasil program identifikasi maslah gender (tahun 1999)
  2. Identifikasi masalah gender di Lombok (tahun 1999)
  3. Annual meeting gender working group (tahun 1999)

UNESCO
  1. Program pemberdayaan perempuan petani di Lombok (tahun 1999)
  2. Pemberdayaan  kelompok PUK di NTB (tahun 2000)
  3. Program pengembangan perempuan petani berperspektif gender (tahun 2000s/d 2003)
  4. Program STVE for girls (tahun 2003 s/d 2005)

LAND O’LAKES

Program pemantauan susu sekolah / UKS bagi siswa SD/MI di Lombok NTB tahun 2002-2004

USAID
  1. Civic education symposium (tahun 1999)
  2. Program PBHF tahun 1993-1995

BANK INDONESIA
  1. Program PHBK ( tahun
  2. Program Kredit Mikro (tahun 1999)
  3. Program Konsultansi Keuangan Mitra Bank tahun 2004

DEPNAKER
  1. Program Penanggulangan Pekerja Terampil (P3T) (tahun 1998)
  2. Program Grameen Bank (tahun 2003)

BRI CABANG MATARAM
  • Pengelolaan program pengadaan pangan (tahun 1999)

DINAS PENDIDIKAN NASIONAL RI dan DIKPORA NTB
  1. Program Life Skills (tahun 2002 s/d 2003)
  2. Fasilitator TOT Tutor keaksaraan fungsional  di NTB (tahun 2003 s/d 2006)
  3. Pendampingan prog. K F se NTB tahun 2004 dan 2005
  4. Team penilai prog life skills tahun 2002 s/d 2006, KUPP tahun 2004 dan PAUD 2005 serta program Magang tahun 2006 di NTB
  5. Program Sistem Voucher tahun 2004 s/d 2007
  6. Program Life Skills (tahun 2002 s/d 2003)
  7. Fasilitator TOT Tutor keaksaraan fungsional  di NTB (tahun 2003 s/d 2006)
  8. Pendampingan prog. K F se NTB tahun 2004 dan 2005
  9. Team penilai prog life skills tahun 2002 s/d 2006, KUPP tahun 2004 dan PAUD 2005 serta program Magang tahun 2006 di NTB
  10. Program Sistem Voucher tahun 2004 s/d 2007 

PT. BANK NTB

Proyek  PHBK (tahun 1995 s/d 1998) ( realisasi pinjaman)
 
PT. AERO WISATA

PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT (TAHUN 1995)

DEPKOP DAN PKM
Proyek pengembangan Kredit Candak Kulak (P3KCK) (Tahun 1995).

UNDP
  • Program Pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak di Kecamatan Lingsar tahun 2005 – 2006
PELAYANAN ANNISA KE ANGGOTA 
  1. Pelayanan Simpanan dan  Pinjaman kebutuhan usaha, pendidikan dan kesehatan
  2. BBH Plus/Keaksaraan Fungsional terutama bagi perempuan
  3. Pendidikan alternatif bagi remaja putri
  4. Pendidikan Anak Usia Dini
  5. Pelayanan pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha bagi perempuan
  6. Pembelajaran paket B dan C bagi anak putus sekolah
  7. Jasa Konsultasi
  8. Pendampingan
  9. Dll
ACCESS
  1. Need Assessment di 11 LKM binaan Mitra Access di NTB tahun 2006
  2. Penguatan Kelembagaan 11 LKM binaan Mitra Access di NTB tahun 2006/2007